Monday, 27 February 2012

Lady Gaga dan Indonesia..

Sudah dengar kabar terbaru? Yup, Penyanyi pop asal Amerika Serikat, Lady Gaga, dijadwalkan akan menggelar konser di Jakarta. Dalam rilis yang diterima Kompas dari promotor Big Daddy Live Concerts, konser turnya bertajuk The Born This Way Ball ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada 3 Juni 2012 (Kompas, Selasa, 28 Februari 2012). Wuih, setelah Caty perri berhasil 'menggoyang' panggung indonesia, sekarang giliran penyanyi yang di kenal sangat kontroversial ini. Keren ya... Sudah berniat beli tiketnya? Cepetan, ntar kehabisan.
Ckckckckck... bener-bener deh. Bom itu bentar lagi meledak. Indonesia sudah mulai kena dampaknya. Gaya hidup hedonisme sebentar lagi akan membumi di Indonesia.. Bagaimana tidak, coba saja bayangkan, dengan menggelar konser seperti itu (Paling acaranya cuma nyanyi-nyanyi doang kan? ndengerin di lepi udah cukup toh? ) mengeluarkan banyak dana yang pastinya akan lebih bermanfaat jika di sumbangkan ke panti-panti sosial. Tidak hanya jangka pendek, tapi juga jangka panjang. Cobalah di cek, setelah konser caty perri, manfaat apa yang diambil Indonesia? Hanya segelintir orang yang menikmati. Blum lagi, penonton yang bela-belain nggrogoh kocek sangat dalam untuk menonton konser beberapa jam ini. Ckckckck, oke-oke aja sih, asal jangan lupa sama zakatnya aja. Tapi sayangnya banyak yang lupa.
Ya, musik memang telah menjadi raja di dalam gaya hidup kita. Dimana sih ada orang, hari gini yang ngga ngedengerin musik, sedangkan kehalalan musik saja hingga saat ini masih jadi perdebatan halus dikalangan umat Islam. lihat saja di acara TV-Tv kita, semakin sering menayangkan acara musik, maka semakin tinggi rattingnya. Subhanallah...
Musik, secara tidak kita sadari, telah membawa kita pada dunia baru. Musik telah mengantarkan kita pada tatanan dunia yang serba di kendalikan. Saya sendiri terlibat didalamnya. Bagaimana lagi, semua orang mendengarkan musik, dan apakah saya harus menutupi telinga saya dengan kapas? sebagai gantinya, (perang dinginnya), mending lah kalau mendengarkan lagu-lagu nasyid atau sejenisnya, biar tidak terlalu menyenangi dunia.
Hedonis, bukankah begitu lagu-lagu yang sering kita dengar? dan kita pun terseret pada dunianya. Dunia musik hedonis. Awas, jangan sampai! Kesimpulanya, jangan sampai kita ikut-ikutan gaya hedonis "mereka". Dengarkanlah musik sekadarnya, jika boleh saya menyarankan, dengarkan murotal saja. Jika tidak bisa, nasyid lah. paling tidak mengingatkan pada Allah, dan hidup kita didunia yang hanya sementara. Oke?

0 Apa Kata Mereka???:

Post a Comment

Followers

Follow by Email

Google+ Followers

About Me

My photo
Warna-warna yang selalu menghidupi kehidupan anda. Serba-serbinya, seluk beluknya. Bukan aku, tapi warna-warnaku dari refleksi tulisanku. Ayo menulis!!!

Popular Posts

Copyright © Tinta Kering | Powered by Blogger
Design by Blog Oh! Blog | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com